Kenali Warna Oli Motor

SINIAGA - Motor tidak nyaman saat dikendarai, bisa jadi salah satu faktornya belum ganti oli. Penggantian oli secara rutin, khususnya motor yang mengendong mesin empat langkah sangat penting sekali. 
mengetahui waktu mengganti oli
Ilustrasi : Mengganti oli motor. Image by news.okezone.com
Karena oli berfungsi untuk melindungi komponen-komponen tersebut dari proses gesekan yang terjadi di dalam mesin.  Jika diabaikan, komponen-komponen yang bergesekan tersebut akan cepat aus. Sehingga, dapat dipastikan motor kesayangan anda bisa-bisa turun mesin alias masuk ICU-nya rumah sakit perbengkelan. Jadi kapan baiknya motor kita ganti oli?

Coba buka kembali buku panduan pemakaian dan perawatan kendaraan bermotor anda. Biasanya, produsen kendaraan menyarankan agar mesin lebih awet dan tahan lama sebaiknya penggantian oli berdasarkan jarak tempuh. Meskipun tertera pada petunjuk pemakaian, biasanya 1.500 per kilometer hingga 4.000 per kilometer. Jarak tempuh berkisar antara 200 hingga 500 kilometer disarankan agar mengganti oli setiap satu setengah bulan sekali.

Sedangkan jarak menengah di atas 500 kilometer sebaiknya mengganti oli setiap sebulan sekali. Berbeda juga dengan yang jarak tempuhnya jauh hingga 200 kilometer per hari, sebaiknya ganti oli setiap dua minggu sekali atau setiap 1.200 kilo meter, khususnya untuk oli dengan jarak tempuh 2000 kilometer.

Sebelum mengganti oli pemeriksaan terlebih dahulu warna olinya. Jika warna putih pekat atau putih susu itu berarti oli tersebut telah bercampur dengan air. Biasanya, hal seperti ini terjadi karena kondisi mesin kurang baik atau mesin dalam kondisi panas lalu terkena air banyak.

Jika berwarna hitam pertanda bahwa oli tersebut sudah tidak layak dipakai. Biasanya, warna oli akan berubah warna menjadi hitam ketika terjadi dua hal. Pertama ketika motor anda tersebut telah menempuh perjalanan jarak yang sangat jauh dan kedua mungkin karena terjadi kerusakan pada mesin.

Panaskan kendaraan kurang lebih tiga hingga lima menit sehingga oli panas dapat mudah keluar karena telah encer. Tapi yang perlu di ingat adalah jangan membuka baut dalam kondisi mesin terlalu panas karena dapat menyebabkan kerusakan pada drat baut.

Hindari memakai angin kompresor. Karena udara dari kompresor mengandung air. Untuk memastikan oli lama telah keluar semua sebaiknya lakukan foot starter atau electric starter, tapi jangan terlalu lama. 

Sebelum memasukkan oli baru jangan lupa untuk mengocok terlebih dahulu, agar lapisan pelicin yang mengendap dapat tercampur dengan baik. Ingat, gunakan oli yang berkualitas tinggi sesuai dengan spesifikasi mesin motor. Untuk amannya, anda bisa gunakan oli keluaran dari pabrik motor tersebut atau buatan pertamina. (*) 
Sumber : otosia.com 

Dapatkan posting terbaru secara gratis :

0 Response to "Kenali Warna Oli Motor"

Posting Komentar

Komentar yang mengandung tulisan p*rn*grafi, penghinaan, dan provokasi akan dihapus admin.